| Rate This Article: | ||
|
Dok, apakah penyakit jantung dapat menyebabkan impotensi. Sejujurnya, dada saya sebelah kiri terasa nyeri, khusunya pada pagi hari, kondisi ini telah terjadi sejak satu bulan terakhir. demikian pula saya tidak bernafsu lagi pada istri, jika saya berhubungan, cepat sekali orgasme (apakah saya Impotensi/lemah syahwat), sehingga menimbulkan kecemasan apakah istri merasa puas atau tidak. terimakasih.
Name: ilham
Jawaban:
Bapak Ilham yang baik, kami sangat mengerti kecemasan yang bapak alami sekarang ini. Dari keluhan yang bapak kemukakan, kami menilai ada 3 faktor yang saling berkaitan yaitu: 1). keluhan fisik berupa sakit didada sebelah kiri, 2). Keluhan pada saat berhubungan dengan istri, bapak merasa sangat cepat orgasme, sehingga kuatir menderita impotensi, dan yang terakhir 3). Bapak cemas jangan sampai tidak memuaskan istri.
Berdasarkan keluhan yang bapak alami, tidak mudah untuk menentukan bapak menderita penyakit jantung, karena perasaan dada sakit disebelah kiri, juga bisa disebabkan banyak faktor. Misalnya, boleh saja nyeri itu bukan didalam jantung tetapi otot-otot dada bapak, ataupun mungkin tulang dada, atau juga boleh jadi berasal dari jantung. Dokter dalam menentukan diagnosa penyakit jantung, minimal harus melakukan anamnesa (menanyakan keluhan pasien), demikian pula perlu disertai dengan pemeriksaan fisik. Bahkan kalau dibutuhkan perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium dan penunjang lainnya.
Walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa terasa nyeri dada sebelah kiri merupakan tanda awal penyakit jantung koroner. Yaitu terjadinya penyempitan pembuluh darah yang memperdarahi jantung. Apalagi kejadiaannya telah dialami selama sebulan. Biasanya penderita juga mengalami Hipertensi (tekanan darah tinggi), sebagai manifestasi atherosclerosis (penyempitan pembuluh darah secara umum). Jika demikian adanya, kami menganjurkan pak Ilham datang ke dokter ahli jantung untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Keluhan yang kedua, adalah bapak cemas, jangan sampai menderita impotensi. Sebagai mana diketahui bahwa proses ereksi pada lelaki, ditentukan oleh tiga faktor utama, yaitu: kenormalan pembuluh darah perifer dan alat kelamin pria, faktor hormonal (testosterone), dan faktor sistem saraf, demikian pula faktor kejiwaan. Jika semua faktor diatas berada dalam batas yang normal, biasanya lelaki akan mengalami ereksi yang normal. Tetapi jika salah satunya mengalami gangguan, maka pada akhirnya akan mengganggu proses ereksi tersebut.
Jadi boleh jadi bapak tidak menderita impotensi, karena bapak masih bisa ereksi, kami melihat kelihatannya bapak menderita depresi atau kecemasan yang mendalam yang ditimbulkan oleh pemikiran bapak yang berlebihan tentang Impotensi. Sehingga jalan keluarnya, komunikasikan secara terbuka dengan istri tentang kondisi ini. Insya allah dengan saling memahami antara suami istri, mungkin itu menjadi obat yang terbaik.
Tetapi jika keluhannya, semakin memburuk, sebaik datang kedokter untuk memeriksakan diri. Sehingga jelas apa yang menjadi faktor pencetus keluhan tersebut. Akhirnya, kami berharap bapak bisa kembali hidup normal dalam kondisi keluarga yang harmonis. Semoga jawaban sederhana ini, bisa mengurangi penderitaan bapak.
Salam hormat,
Dr. Taruna Ikrar & Dr. Elfi Wardaningsih
|
| - T&J Penyakit Jantung dan impotensi? |
| Rating: 12 |
| - T&J: Perubahan Tekanan Darah atau Tumor Menjadi Penyebab Pusing & Sakit Kepala |
| Rating: 6 |
| - Berbagai Upaya Dalam Penyembuhan Kanker Paru |
| Rating: 4 |
| - T&J: Sering Pusing |
| Rating: 4 |
| - K-Video : Penyakit Jantung dan Pencegahannya oleh dr. Taruna Ikrar |
| Rating: 3 |
| - K-Video: Lebih Jauh Tentang Penyakit Jantung Dengan Dokter Ikrar |
| Rating: 3 |
| - Leukemia Penyakit Ganas Yang Dapat Disembuhkan |
| Rating: 2 |
| - T&J: Ketidak Teraturan Menstruasi |
| Rating: 2 |
| - T&J: Penyakit Jantung Bawaan & Kerusakan Otak |
| Rating: 2 |
| - T&J: Sakit Autism dengan Sampel Darah? |
| Rating: 1 |